Anda Pengunjung Ke-

free counter

Konsultasi Peternakan

KILAS INFORMASI

KAMI SIAP MENDAMPINGI ANDA
SILAHKAN DIPILIH JASA PELATIHAN DIBIDANG PETERNAKAN
KONTAK KAMI SEGERA Dedy Winarto,S.Pt,M.Si CONTACT PERSON: 0853 2672 1970 E-mail : dedy_good@yahoo.co.id>

LINK JURNAL

PERUSAHAAN PETERNAKAN

TUKAR LINK/BANNER

Topik yang menarik dalam website ini?

free counters
"SELAMAT DATANG DIWEBSITE KILAS PETERNAKAN, MEDIA ONLINE SEPUTAR DUNIA PETERNAKAN ANDA"

PENGUMUMAN

KRITIK DAN SARAN KONTEN WEB
Jika Konten Web tidak berkenan atau Dilarang Oleh Pemerintah
Kirim e-mail: Dedy_good@yahoo.co.id
Web ini hanya sebagai sarana berbagi Informasi, Pengetahuan dan wawasan Semata. Informasi Lebih lanjut Tlp 0853 2672 1970(No SMS).
SEMOGA BERMANFAAT

Kenangan Prajab 66 @ Kampus Diklat Propinsi Jateng

Monday, December 19, 2011


Tanggal 30 November 2011 sampai dengan 16 Desember 2011 penuh dengan memori yang tiada mudah terhapuskan dari pusat memoriam di otak kami. Antar instansi saling bertemu dan belajar bersama membentuk pola senasib dan sepenanggungan terbentuklah angkatan "66" dengan ketua Gigih, jumlah peserta per kelas 46 peserta prajab tergabung dalam kebersamaan suka dan duka.
Ya.......kenangan yang tak terlupakan, nyanyi bareng, makan bareng, kucel pun bareng karena belum mandi hahahahahahha......itulah kami 66.
Muka penuh dengan jadwal, namun hati tetap tegar saling mengisi baik usil, fotogenik dan lain sebagainya mewarnai kelas kami. Serasa kuliah kembali, bahkan serasa lebih dekat karena kebersamaan dalam asrama.....


Written by Dedy Winarto,S.Pt,M.Si







READ MORE......

Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa

Thursday, October 27, 2011


Oleh Dedy Winarto
Alumnus MIT Undip

Tidak jarang kita sebagai pengajar mendengar keluhan para siswa/i yang sulit berkonsentrasi saat mengikuti materi pelajaran. Disisi lain pencapaian prestasi yang biasanya diukur melalui perolehan nilai yang didapat/tingkat kelulusan dalam Ujian Nasional di sekolah menjadi salah satu hal yang dianggap sangat penting bagi orang tua dan siswa. Tuntutan untuk mendapatkan nilai sesuai kapasitas siswa, tentu menuntut siswa untuk berkonsentrasi dalam proses belajar agar mereka memahami setiap pelajaran yang diberikan pengajar.


Namun demikian, dalam mencapai itu semua sering terselip permasalahan. Siswa merasa sulit memahami dan tidak bisa berkonsentrasi saat pengajar memberikan materi pelajaran. Sering menjadi pertanyaan besar bagi pengajar, siswa maupun orang tua siswa, mengapa siswa tidak dapat mencapai hasil belajar yang optimal yang biasa diukur dalam nilai ulangan harian, nilai rapor maupun kelulusan Ujian Nasional.
Konsentrasi Belajar
Slameto (1988), dalam bukunya menjelaskan bahwa konsentrasi seseorang antara lain dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya modalitas belajar (visual, audiotorial, dan kinestika) yang menentukan bagaimana sih seorah siswa itu bisa memproses dan mencerna setiap informasi yang diterimanya. Kejelian memperhatikan modalitas belajar serta kreatifitas pengajar dalam mengembangkan strategi dan metode pembelajaran dikelas akan meningkatkan konsentrasi belajar siswa sehingga hasil belajarnya akan meningkat pula.
Secara umum ada 2 faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan siswa belajar yakni faktor internal dan eksternal. Faktor internal antara lain kondisi fisik (keterbatasan fisik/cacat), kondisi psikologis (kemampuan konsentrasi, kelelahan). Sedangkan faktor eksternal seperti kondisi keluarga (kondisi rumah), faktor sekolah (metode pengajaran), dan faktor sosial masyarakat.
Menurut Susanto (2006) dalam Jurnal Pendidikan Penabur menyatakan bahwa seorang anak bisa berkonsentrasi dengan baik/tidak dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu internal dan eksternal. Faktor internal ini merupakan faktor yang muncul dari dalam diri siswa itu sendiri, seperti ketidak siapan siswa menerima pelajaran, kondisi fisik, psikologis, dan modalitas belajar. Sedangkan faktor eksternal (dari luar individu) antara lain adanya suara gaduh/berisik dari TV/radio atau suara-suara lainnya yang dapat mengganggu konsentrasi belajar.
Modalitas Belajar
Dari berbagai cara untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa, modalitas belajar merupakan salah satu aspek yang cukup diperhitungkan dalam mengelola


Artikel lebih lanjut bisa hubungi Dedy Winarto,S.Pt,M.Si via email Dedy.good@gmail.com

READ MORE......

Beternak Ayam Kampung

Sunday, September 11, 2011


Ayam buras atau ayam kampong merupakan ternak unggas yang paling banyak dipelihara dipedesaan . Keberadaan ayam buras sebagai penghasil telor dan daging serta pendapatan keluarga,memiliki fungsi strategis dalam pemenuhan pangan dan gizi masyarakat petani.
Memelihara ayam buras sebenarnya tidak terlalu sulit , sebab tidak memerlukan teknologi rumit. Untuk mengembangbiakan ayam buras hanya membutuhkan ketekunan dan kesungguhan dalam memelihara yaitu dengan penerapan Pasca usaha Peternakan yaitu pakan , pengendalian penyakit dan tatalaksana serta pengolahan /perkembangbiakan. Ayam buras memiliki peluang tinggi, sangat mudah dipasarkan dengan harga yang cukup tinggi.

Oleh karena itu,ayam harus dikelola dengan prinsip usaha tani yang baik dan memberikan keuntungan yang sangat memadai bagi petani ternak.
1.Pemilihan Bibit Ayam Buras
Bibit ayam buras yang baik menentukan percepatan
perkembangabiakan dan keuntungan usaha tani ayam
buras.
a. Pemilikan anak ayam(doc) calon bibit
- Tidak cacat kaki,paruh normal,mata jernih,terang dan
bulat
- Pergerakan lincah dan sehat , kaki kuat serta berdiri tegak
- Buluh halus dan mengkilat

b. Tanda Betina yang baik
- Kepala halus,mata jernih,terang,paruh pendek dan kuat.
- Jengger dan pial halus serta tidak keriput
- Badan cukup besar dan perut luas
- Jarak tulang dada dengan tulang belakang + 4 jari orang
dewasa.

c. Tanda Pejantan yang Baik
- Badan kuat dan agak panjang
- Sayap kuat dengan buluh-buluh teratur rapi.
- Paruh bersih, mata jernih
- kaki dan kuku bersih ,sisik –sisiknya teratur .
- Terdapat taji dengan bentuk runcing/bulat seperti agung.

2. Perkandangan
Keberadaan kandang sangat dibutuhkan sebagai tempat
bernaung /berteduh, beristirahat, bertelur dan seluruh
aktivitas hidupnya.
Persyaratan kandang:
- Lokasi lebih tinggi dari tanah sekitarnya
- Terpisah dari rumah dengan jarak minimal 15 m
- Lantai kandang dibuat lebih tinggi minimal 50 cm dari
sekitarnya
- Lingkungan kandang selalu kering dan bersih serta jauh
dari tempat pembuangan limbah.
- Kandang dibuat dari bahan mudah dibersihkan dan
berasal dari lokasi setempat.
- Pertukaran udara baik dari sinar matahari cukup .
- Kandang dilengkapi dengan peralatan seperti bertengger
Bentuk / Jenis kandang
a. Kandang Battrey: yaitu khusus untuk memeilhara ayam
petelor,dengan ukuran
perkotak/1 ekor induk:
- Panjang : 35 cm
- Lebar ; 20 cm - Tinggi : 40 cm

b. Kandang Postal :
Berbentuk bangunan dengan ukuran :
- Anak ; 25 – 28 ekor/m
- Dara : 16 ekor /m2
- dewasa : 6 ekor/m2

c. Kandang Berpagar/Jaringan
Kandang berpagar /jaringan merupakan kandang
sederhana dengan halaman tempat ayam dilepas,
dikelilingi/dipagar dengan jaringan dari plastic atau bekas
jala ikan. Tinggi 2,5 – 3m, luas halaman disesuaikan
dengan kebutuhan.

3. Pakan Ayam Buras
Pakan ayam buras merupakan hal penting dalam
melangsungkan kehidupan ayam buras
a. Jumlah kebutuhan pakan:
=======================================
Tahap Umur (bl) Jml.Pakan
Pertumbuhan (gr/ek/hr)
-------------------------------------------------------------------
Anak/Kutuh 0 – 2 5 – 20
Dara 2 – 5 20 – 70
Produksi 5 keatas 70 – 100
b. Kebutuhan zat makanan
- Anak Ayam : 17% protein,2700 k.kal/kg
- Dara/Dewasa : 14% protein, 2900 k.kal./kg
c. Formula pakan ayam buras
1. Formula Peternak
a. Formula 1
- Ayam buras diberikan pakan jadi ayam ras petelor
ditambah dengan hijauan .
b. Formula 2
- Konsentrat ayam ras petelor: 10%
- Jagung : 40%
- Bekatul : 30%
- Tepung ikan : 10%
- Grit : 5%
- Hijauan : 5%
c. Formula 3
- Konsentrat ayam ras petelor: 8%
- Jagung : 20%
- Bekatul : 60%
- Girit : 2%
- Hijauan : 10%
d. Formula 4 (khusus periode grower dan layer) setiap 55 kg
pakan
- Konsentrat ayam ras petelor: 12%
- Jagung Giling : 15kg
- Dedak halus : 25kg
- Girit : 1 kg
- Mineral B 12 : 1 kg
- Tepung ikan : 1 kg
Ditambah hijauan secara tidak terbatas


4.Tata Laksana Reproduksi
Produksi utama yang diharapkan dari ternak ayam
adalah daging dan telor, sedangkan hasil sampingnya
berupa bulu dan kotorannya.
Agar jarak waktu bertelor tidak terlalu lama dan
teratur ,sebaiknya :
a. Anak ayam disapih sedini mungkin
b. Anak ayam dimandikan sejak menunjukan tanda-tanda
mengeram ayam agar ayam tidak mengeram dan
bertelor kembali.
c. Sex ratio 1:8-10 (1 jantan dengan 8-10 betina).
d. Induk untuk bibit berumur 8-18 bulan , demikian juga
pejantannya.
e. Untuk maksud pengembangan, dari 13 butir telor yang
dihasilkan seekor induk , 10 butir diteteskan dan 3 butir
sisanya dikonsumsi.
5.Pengendalian Penyakit
Penyakit yang sering menyerang ayam buras adalah
Tetelo,Cacar Ayam,Snot,Berak Darah, Cacingan dan lain-
lain. Diantara penyakit tersebut, mka ND (Tetelo
merupakan penyakit yang menimbulkan kerugian yang
lebih tinggi dengan kematian 90 – 100%
Adapun cara pencegahannya yaitu dengan melaksanakan
vaksinasi ND dengan jadwal sbb:


No. Umur Ayam Jenis Vaksin Cara Vaksin


1 – 3 hari Strain F Tetes mata
3 minggu Strain F Tetes mata
3 bulan Strain K Suntikan
Diulang setiap Strain K Suntikan
3 bulan sekali
Source: Diolah dari berbagai sumber


READ MORE......

Manfaat & Kandungan Buah Kelapa

Sunday, August 07, 2011


Kelapa, jenis tumbuhan dari keluarga Arecaceae. Ia adalah satu-satunya spesies dalam genus Cocos, dan pohonnya mencapai ketinggian 30 m. Kelapa juga adalah sebutan untuk buah dari pohon ini yang berkulit keras dan berdaging warna putih.
Di kudus buah kelapa hampir banyak di jumpai di setiap kecamatan. Banyak masyarakat kota kudus menanam pohon ini di kebun-kebun mereka atau di halaman rumah.
Kelapa adalah pohon serba guna bagi masyarakat tropika. Hampir semua bagiannya dapat dimanfaatkan orang. Dari batang, buah sampe ke daun semuanya dapat di manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Tetapi banyak masyarakat kurang mengetahui manfaat kelapa di bidang kesehatan. Di bidang kesehatan pohon kelapa bermanfaat yaitu buahnya. Kelapa sering di gunakan penduduk kota kudus untuk mengobati jika keracunan.



Selain keracunan buah kelapa juga sering di gunakan untuk penyakit frambusia, TBC (santan dan air buahnya), mencret, disentri, cholera, lemah syawat (akarnya), borok, demam nifas (bunganya), gigi rusak/berlubang, kencing nanah (minyak tempurungnya), wasir, adanya pengapuran pada air seni (daging buahnya).

Menurut penelitian dari Balittro (Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik) diketahui kandungan nutrisi dari kelapa yang banyak me-ngandung gizi esensial. Daging buah kelapa muda misalnya, kaya akan kalori terutama dari karbohidrat.

Protein kelapa, dibandingkan dengan kacang-kacangan, lebih baik dalam hal asam amino isoleusin, leusin, lisin, threonin dan valin.

Adapun analisa nilai nutrisi daging buah kelapa umur 8 bulan adalah kadar air 90,59%, kalori 437 kkal/100 g, minyak 26,67%, protein 10,67%, serat kasar 3,98%, total karbohidrat 38,45%, pati 13,53%, gula sebagai glukosa 24,92%.

Sementara komposisi asam amino daging buah kelapa adalah isoleusin 2,5 g/16 g N, leusin 4,9 g/16 g N, lisin 2,7 g/16 g N, metionin 1,5 g/16 g N, threosin 2,3 g/16 g N, tripthopan 0,6 g/16 g N dan valin 3,8 g/16 g. Mineral utama yang terdapat pada daging buah kelapa adalah Fe (17 ppm), S (4,4 ppm), Cu (3,2), P (2.4 ppm). Kan-dungan vitamin pada buah meliputi vitamin C (10 ppm), vitamin B (15 IU), dan vitamin E (2 ppm).

Minyak kelapa sangat mudah dicerna dan diabsorbsi tubuh karena mengandung trigliserida yang ter-susun dari lemak rantai sedang (C6-C12). Komposisi asam lemak dalam minyak kelapa adalah C8 5-%, C10 6 - 10% dan C12 44 - 45% (total 55-65% asam lemak rantai sedang). Tri-gliserida asam lemak rantai sedang dapat digunakan untuk mengatasi hiper lipidemia dan kegemukan serta dapat digunakan dalam ransum untuk pasien pasca bedah dan bayi premature.
Daging buah kelapa juga mengandung 0,2 mg vitamin E (se-bagai tokoferol), namun proses pro-duksi minyak secara konvensional yang biasanya mengaplikasikan panas dan tekanan, mengurangi kandungan tokoferol dalam hasil akhir. Kandungan vitamin E opti-mum dapat diperoleh melalui per-baikan proses, yaitu dengan proses sentrifugasi santan dan produk yang dihasilkan dikenal dengan nama virgin oil. Virgin oil mempunyai aroma kelapa segar. Saat ini Virgin oil yang lebih dikenal dengan VCO (Virgin Coconut Oil) diyakini man-faatnya untuk mengatasi penyakit kanker bahkan dianggap lebih ampuh dibandingkan dengan buah merah (Pandanus conoideus).

Air kelapa muda (7 - 8 bulan) mengandung protein 0,13 g, minyak 0,12 g, karbohidrat 4,11 g, mineral Ca 20 mg, Fe 0,5 mg, vitamin asam askorbat 2,2 - 3,7 mg dan air 95,01/ 100 g.

Referensi : Balittro, Wiki


READ MORE......

KILAS PETERNAKAN ON FACEBOOK