Anda Pengunjung Ke-

free counter

Konsultasi Peternakan

KILAS INFORMASI

KAMI SIAP MENDAMPINGI ANDA
SILAHKAN DIPILIH JASA PELATIHAN DIBIDANG PETERNAKAN
KONTAK KAMI SEGERA Dedy Winarto,S.Pt,M.Si CONTACT PERSON: 0853 2672 1970 E-mail : dedy_good@yahoo.co.id>

LINK JURNAL

PERUSAHAAN PETERNAKAN

TUKAR LINK/BANNER

Topik yang menarik dalam website ini?

"SELAMAT DATANG DIWEBSITE KILAS PETERNAKAN, MEDIA ONLINE SEPUTAR DUNIA PETERNAKAN ANDA"

PENGUMUMAN

KRITIK DAN SARAN KONTEN WEB
Jika Konten Web tidak berkenan atau Dilarang Oleh Pemerintah
Kirim e-mail: Dedy_good@yahoo.co.id
Web ini hanya sebagai sarana berbagi Informasi, Pengetahuan dan wawasan Semata. Informasi Lebih lanjut Tlp 0853 2672 1970(No SMS).
SEMOGA BERMANFAAT

Tips Merawat Burung Kakak Tua

Monday, January 04, 2010

“Spesies burung yang ada di Kebun Binatang Ragunan sekitar 270 spesies. Kebanyakan hasil penangkaran dan mengembang-biakan sendiri atau tukar menukar burung yang berbeda dari kebun binatang lain untuk menambah koleksi yang ada”, ujar Wahyudi Bambang, Bagian Promosi Bidang Rekreasi Pelayanan Publik Kebun Binatang Ragunan, Jakarta.
Ada beberapa spesies di antaranya termasuk burung langka yakni burung merak biru, jalak bali, dan kakatua.
Perkembang-biakan burung di Kebun Binatang Ragunan dilakukan secara alami untuk burung kakatua cukup dengan mengamati perilaku. Bila bertelur akan dierami selama 28-35 hari. ”Jumlah anak kakatua sudah banyak, ada beberapa kelahiran yang kita amati di sini, setiap burung perawatannya berbeda-beda dari yang lainnya”, jelas Wahyudi.
Sunaryo salah satu perawat burung Ragunan mengatakan, merak biru adalah burung yang perawatannya sangat mudah dan tidak merepotkan, sedangkan burung kakatua adalah binatang yang luar biasa setia, bulu mereka sangat lembut dan indah. ”Burung ini sangat pintar dan ingin tahu”, imbuhnya.
“Burung kakatua senang pamer diri dan membuat tingkah lucu dengan membentangkan sayapnya, kepalanya naik turun, menari dan berteriak. Mereka sangat aktif dan selalu ingin tahu mengenai lingkungan sekitarnya”, jelas Sunaryo yang setiap hari-harinya merawat burung di Ragunan.
Burung kakatua, tumbuh sehat sebagai hewan peliharaan jika tuannya menyediakan banyak waktu dan perhatian kepadanya. Burung merasa bosan bila ia bersuara melengking dan mencabuti bulunya sendiri. ”Saya di sini selain membersihkan dan menjaga burung terkadang saat memberi makanpun saya ajak bermain”, ungkapnya.
Burung ini berkelakuan sangat berbeda dibanding burung lainnya. Mereka lebih banyak mempunyai warna bulu burung yang sewarna, seperti putih atau hitam dan mereka mempunyai kepala yang tegak lurus, kemampuan bergerak mengikuti sesuatu. Paruhnya sangat besar, kuat dan mudah menghancurkan objek.
Source: http://sinartani.com/28 Desember 2009

Admin by Kilas Peternakan
@ Januari 2010

0 comments:

KILAS PETERNAKAN ON FACEBOOK