Anda Pengunjung Ke-

free counter

Konsultasi Peternakan

KILAS INFORMASI

KAMI SIAP MENDAMPINGI ANDA
SILAHKAN DIPILIH JASA PELATIHAN DIBIDANG PETERNAKAN
KONTAK KAMI SEGERA Dedy Winarto,S.Pt,M.Si CONTACT PERSON: 0853 2672 1970 E-mail : dedy_good@yahoo.co.id>

LINK JURNAL

PERUSAHAAN PETERNAKAN

TUKAR LINK/BANNER

Topik yang menarik dalam website ini?

"SELAMAT DATANG DIWEBSITE KILAS PETERNAKAN, MEDIA ONLINE SEPUTAR DUNIA PETERNAKAN ANDA"

PENGUMUMAN

KRITIK DAN SARAN KONTEN WEB
Jika Konten Web tidak berkenan atau Dilarang Oleh Pemerintah
Kirim e-mail: Dedy_good@yahoo.co.id
Web ini hanya sebagai sarana berbagi Informasi, Pengetahuan dan wawasan Semata. Informasi Lebih lanjut Tlp 0853 2672 1970(No SMS).
SEMOGA BERMANFAAT

AWAS PENYAKIT AKIBAT CACING

Thursday, January 20, 2011


Kondisi iklim yang basah dan lembab akan memicu perkembangan parasit cacing pada ternak. Di sisi lain pemerintah mengharapkan swasembada daging untuk memperkuat ketahanan pangan dengan upaya meningkatkan populasi dan produksi serta mencegah pomotongan ternak betina produktif.
Musim hujan yang terus menerus, intensitas hujan yang deras, dan suhu yang sangat panas sering dirasakan oleh masyarakat beberapa tahun belakangan. Fenomena tersebut merupakan dampak iklim yang berubah, iklim dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya adalah suhu.

Meningkatnya suhu bumi disebabkan karena suhu tersebut terperangkap oleh gas-gas di atmosfer sehingga tidak mampu dilepaskan ke luar angkasa. Gas-gas tersebut disebut gas rumah kaca. Gas rumah kaca adalah gas-gas yang ada di atmosfer dan berfungsi sebagai selimut bagi bumi sehingga suhu bumi tetap hangat.

Kegiatan di sektor pertanian dan peternakan juga punya andil pada naiknya konsentrasi gas rumah kaca, terutama gas methan (CH-4) dan dinitro oksida (N2O). Maka dari itu usaha peternakan dituntut pula upaya mengurangi emisi gas rumah kaca sehingga perubahan iklim dapat terkendali.

Dampak Negatif
Keluhan masyarakat tani atau peternak dengan adanya gejala perubahan iklim yang terjadi yakni adanya penurunan atau naiknya suhu dan semakin sering terjadi kondisi suhu yang ekstrim, akan berpengaruh langsung terhadap ternak yang dipelihara (kondisi ternak kurang maksimal/prima).

Dampak yang terasa sangat merugikan peternak adalah misal terserang stress pada ternak unggas, hal inipun juga bisa terjadi pada ternak sapi, kambing, domba dan kelinci. Banyak terjadi gejala stress dan kembung karena suhu ekstrim dan kelembaban tinggi juga akan berpengaruh terhadap kondisi ternak.

Langkah Arif dan Bijaksana Perlu Disikapi
Di sisi lain kondisi seperti ini sangatlah cocok untuk berkembang biak cacing, jamur dan bakteri, sehingga peternak dapat melakukan upaya langkah-langkah pengendalian dan pemberantasan penyakit.

(Untuk berlangganan Tabloid SINAR TANI. SMS ke : 081584414991) = EDISI 3389

0 comments:

KILAS PETERNAKAN ON FACEBOOK