Anda Pengunjung Ke-

free counter

Konsultasi Peternakan

KILAS INFORMASI

KAMI SIAP MENDAMPINGI ANDA
SILAHKAN DIPILIH JASA PELATIHAN DIBIDANG PETERNAKAN
KONTAK KAMI SEGERA Dedy Winarto,S.Pt,M.Si CONTACT PERSON: 0853 2672 1970 E-mail : dedy_good@yahoo.co.id>

LINK JURNAL

PERUSAHAAN PETERNAKAN

TUKAR LINK/BANNER

Topik yang menarik dalam website ini?

"SELAMAT DATANG DIWEBSITE KILAS PETERNAKAN, MEDIA ONLINE SEPUTAR DUNIA PETERNAKAN ANDA"

PENGUMUMAN

KRITIK DAN SARAN KONTEN WEB
Jika Konten Web tidak berkenan atau Dilarang Oleh Pemerintah
Kirim e-mail: Dedy_good@yahoo.co.id
Web ini hanya sebagai sarana berbagi Informasi, Pengetahuan dan wawasan Semata. Informasi Lebih lanjut Tlp 0853 2672 1970(No SMS).
SEMOGA BERMANFAAT

PAKAN, FAKTOR UTAMA KEBERHASILAN USAHA PETERNAKAN

Tuesday, August 31, 2010


Dalam usaha budidaya peternakan, pakan merupakan masalah yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Sebab dalam usaha peternakan unggas di antaranya 89% menduduki ranking pertama adalah pakan sehingga tidak mengherankan jika sebagian besar dana yang disediakan untuk pembelian pakan.
Sedangkan untuk usaha perikanan masalah pakan memerlukan modal sekitar 7%, lebih dari 1% untuk ternak sapi dan 3% ternak babi. Oleh karena itu pakan merupakan faktor penentu utama keberhasilan usaha peternakan.


“Dalam usaha budidaya ternak pakan sangat mempengaruhi produksi yang meliputi siklus birahi, angka kelahiran dan kualitas hasil ternak yang terdiri dari daging, telur dan susu”, kata Direktur Budidaya Ternak Non Ruminansia Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Drh. Djajadi Gunawan MPH pada acara Pekan Serealia Nasional I yang diselenggarakan di Maros, Sulsel baru-baru ini. Pakan juga dapat mempengaruhi keamanan hasil ternak maupun bahan asal ternak jika bahan baku atau pakan tercemar.

Sebagian Besar Jagung
Menurut Drh. Djajadi Gunawan MPH, sebagian besar komposisi pakan unggas adalah jagung yang mencapai sekitar 50% dan bungkil kedelai 18%, serta dedak yang mencapai 15%. Sedangkan sisanya terdiri dari tepung ikan/MBM/PMM 8%, CPO 2%, Premix 0,6%, dan bahan baku lainnya dengan jumlahnya mencapai sekitar 7%.

Proyeksi kebutuhan pakan pada tahun 2010 untuk ternak unggas mencapai sekitar 9 juta ton, sedangkan ternak ruminansia mencapai 269 juta ton Hijauan Makanan Ternak (HMT) dan 38 juta konsentrat. Pakan unggas yang diperlukan sekitar 9 juta ton tersebut terdiri dari lebih 4,5 juta ton jagung, 1,6 juta ton bungkil kedelai (SBM), 1,4 juta ton dedak, 0,45 juta ton tepung ikan/MBM/PMM, sedangkan sisanya terdiri atas polar, premix, CPO dan sebagainya.

Untuk bahan baku jagung yang mencapai sekitar 4,5 juta ton hampir sebagian besar dipenuhi dari dalam negeri atau produksi lokal (90-95%), sedangkan tepung ikan sebagian besar diimpor (85-90%) dan dari produksi lokal baru mencapai 5-20%. Bahan baku dedak padi, tepung, bungkil kopra, bungkil sawit dan CPO seluruhnya dapat dipenuhi dari produk lokal yang mencapai 100%, sedangkan untuk MBM/PMM, bungkil kedelai, Rapa seed meal, calsium phosphate, feed additive, vitamin sebagian besar atau 100% masih diimpor.
dokumentasi tambahan oleh Tim Kilas Peternakan
Source: www.sinartani.com/24-8-2010



0 comments:

KILAS PETERNAKAN ON FACEBOOK